Ngurah Wawan metelubulan mepetik hari ini di Gria sideman pemaron Munggu.
Sekitar jam 12 Bapak sudah duluan pergi ke gria mengantar Niangne,
Tapi sayang belum sampai di gria,ban motor supra bapak kena paku sampai bocor.
Niangne pun melanjutkan pergi ke gria dengan jalan kaki,untung
letaknya sudah tidak begitu jauh lagi.
Karena jam 1 acara di gria akan di mulai maka motornya hanya
dititipkan di bengkel dan bapak kembali ke rumah untuk mengantar Rah
Wawan dan Ibu pergi ke gria
Sesampai di gria ternyata acaranya belum di mulai karena ratu peranda
masih berada di jimbaran.
Acara pun molor sampai jam 3.
Ketika acara baru mulai sekitar pukul 3 lebih,hujan pun turun dengan
lebat di sertai petir.
Para pengiring pun tetap melanjutkan upacara metelubulanan dengan hujan-hujanan.
Ngurah pun tetap ikut walau kehujanan.
Kasihan dia ,mungkin karena kecapaian di pun tertidur.
Acara nyiraman ngurah dan adik-adikan nya pun di mulai dan suasana masih hujan.
Hujan baru berhenti ketika acara sosolan dan dikuti dengan gunting rambut.
suasana sangat ramai riuh rendah,walau begitu acaranya sudah berjalan
dengan sukses.
Sekarang ngurah wawan sudah mepetik dan sudah lengkap upacara dia
semasih balita.
sekarang tinggal satu kali lagi sekitar seminggu lebih lagi dia akan
melakukan upacara lagi otonan 3 otonnya
Mudah-mudahan ngurah selalu sehat,kasihan juga dia harus hujan-hujanan
mengikuti upacara metelubulanan tadi.
Saat tulisan ini di buat Ngurah Wawan sedang tertidur nyenyak dan
badannya sih tidak panas..
Wednesday, January 8, 2014
diary,
foto,
metelubulanan mepetik
Ngurah Wawan metelubulanan mepetik di Gria sideman
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




0 comments:
Post a Comment